Wakafmulia.org

Direktur Wakaf Mulia Institute Menjadi Narasumber FGD Penyusunan Renstra BWI 2026–2030

Jumat, 5 Desember 2025

Direktur Wakaf Mulia Institute sekaligus Sekretaris Jenderal Asosiasi Nazir Indonesia, Eko Priyanto, S.E., CWC, kembali mendapatkan kehormatan menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Badan Wakaf Indonesia (BWI) 2026–2030 pada Jumat, 5 Desember 2025.

FGD ini merupakan agenda penting dalam proses perumusan arah kebijakan dan penguatan ekosistem wakaf nasional untuk lima tahun ke depan. BWI menghadirkan para pakar, praktisi, akademisi, dan nazhir profesional dari berbagai lembaga guna memberikan perspektif strategis dalam merumuskan program unggulan dan roadmap wakaf Indonesia.

Dalam sesi pemaparannya, Eko Priyanto menekankan pentingnya:

  • Penguatan kompetensi nazhir agar mampu mengelola wakaf secara modern dan akuntabel.

  • Pengembangan model wakaf produktif yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

  • Sinergi strategis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga wakaf, dan sektor swasta.

  • Digitalisasi ekosistem wakaf, termasuk penguatan regulasi dan tata kelola berbasis teknologi.

Beliau juga mendorong agar Renstra BWI 2026–2030 menjadi landasan kuat untuk menghadirkan program-program inovatif seperti Kota Wakaf, cluster wakaf produktif, serta integrasi wakaf dengan pemberdayaan umat.

FGD berjalan dinamis, penuh masukan konstruktif, dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran BWI sebagai lembaga negara yang menggerakkan wakaf Indonesia ke level yang lebih maju dan berdampak.

Semoga hasil diskusi ini menjadi pijakan penting bagi kemajuan gerakan wakaf nasional lima tahun mendatang.