fbpx

Wakafmulia.org

WakafMulia.Org

Doa Menyambut Tahun Baru dan Artinya, Baca untuk Mohon Kebaikan

Berikut doa menyambut tahun baru yang dapat Anda amalkan saat malam pergantian tahun nanti. Tak terasa, sebentar lagi tahun 2022 akan berakhir dan tahun 2023 akan menyambut kita semua. Pastinya banyak hal terjadi sepanjang tahun 2022 ini dan Anda ingin memulai tahun 2023 dengan sebuah awalan baru.

Sebagai umat Muslim, alangkah baiknya jika Anda memanjatkan doa menyambut tahun baru sebagai awalan di tahun 2023 nanti. Dengan doa menyambut tahun baru, Anda bisa memohon kepada Allah SWT agar selalu melimpahkan rahmat berupa kesehatan dan rezeki. Namun perlu diketahui, tidak ada riwayat dari hadis Nabi tentang doa menyambut tahun baru Hijriah, apalagi Masehi.

Meski demikian, momen pergantian tahun tidak terikat dengan agama apapun. Sebab, pergantian tahun hanyalah sebuah fenomena alam berupa perputaran normal di bumi akibat revolusi bumi mengelilingi matahari. Hal ini justru senantiasa membuktikan kekuasaan Allah SWT, sehingga tak ada salahnya Anda berdoa kala pergantian tahun terjadi.

 

Doa menyambut tahun baru ini dapat Anda lafalkan saat malam pergantian tahun atau saat mengawali hari di pagi pertama tahun yang baru. Dikutip dari dream.co.id, ini dia bacaan doa menyambut tahun baru tersebut;

 

الّلهُمَّ أَنْتَ الإِلهُ الْقَدِيْمُ، وَهذِهِ سُنَّةٌ جَدِيْدَةٌ، فَأَسْأَلُكَ فِيْهَا الْعِصْمَةَ مِنَ الشَّيْطَانِ، وَالْقُوَّةِ عَلى هذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالِإشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُني إِلَيْكَ يَا كَرِيْمُ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَام

Allohumma antal ilahul qodim, wa hadzihi sanatun jadidah. Fa as’aluka fihal ‘ishmata minas syaithon, wal quwwata ‘ala hadzihin nafsil ammaroti bis su’i, wal isytighola bi ma yuqorribuni ilaika ya karim, ya dzal jalali wal ikrom

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhan Yang Maha Terdahulu (Sebelum Ada Apapun). Hari ini adalah tahun yang baru. Maka aku memohon kepada-Mu perlindungan dari setan, kekuatan mengendalikan hawa nafsu dari amarah yang buruk, dan disibukkan dengan sesuatu yang mendekatkanku kepada Engkau, Yang Maha Mulia. Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.”

يَا عِمَادُ مَنْ لَا عِمَادَ لَه، يَا ذَخِيْرَةُ مَنْ لَا ذَخِيْرَةَ لَه، يَا حِرْزُ مَنْ لَا حِرْزَ لَه، يَا غِيَّاثُ مَنْ لَا غِيَّاثَ لَهُ، يَا سَنَدُ مَنْ لَا سَنَدَ لَه، يَا كَنْزُ مَنْ لَا كَنْزَ لَه، يَا حُسْنَ الْبَلَاءِ، يَا عَظِيْم الرَّجَاءِ، يَا عِزّ الضُّعَفَاءِ، يَا مُنْقِذ الْغُرْقى، يَا مُنْجِيّ الْهلْكى

 

Ya ‘imadu man la ‘imada lahu, ya dzakhirotu man la dzakhirota lahu, ya hirzu man la hirza lahu, ya ghiyatsu man la ghiyatsa lahu, ya sanadu man la sanada lahu, ya kanzu man la kanza lahu, ya husnal bala’, ya ‘azhimar roja’, ya ‘izzad dhu’afa, ya munqidzal ghurqo, ya munjiyal halka

Artinya: “Yang Maha Dijunjung dimana tidak ada junjungan yang lain. Yang Maha Kaya dimana tidak ada yang kaya. Yang Maha Menolong dimana tidak ada yang bisa menolong. Yang Menjadi Sandaran dimana tidak ada yang bisa menjadi sandaran. Wahai Yang Memiliki Kekayaan. Wahai Yang memberikan cobaan dengan sangat baik. Wahai Yang Paling Agung untuk Diharapkan. Wahai Yang Maha Perkasa. Wahai Penyelamat Mereka yang tenggelam. Penyelamat mereka yang akan binasa.”

اللّهُمَّ اجْعَلْنَا خَيْراً مِمّا يَظُنُّوْنَ، وَاغْفِرْ لَنَا مَا لَا يَعْلَمُوْنَ، وَلَا تُؤَاخِذْنَا بِمَا يَقُوْلُوْنَ، حَسْبِيَ اللهُ لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ، عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا، وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُوْلُو الأَلْبَابِ، رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ”.

Allohummaj’alna khoirom mimma yazhunnuna, waghfirl lana ma la ya’lamun, wa la tu’akhidzna bima yaqulun, hasbiyallah la ilaha illa huwa, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘azhim. Amanna bihi kullum min ‘indi robbina, wa ma yadzdzakkaru illa ulul albab, robbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana, wahab lana mil ladunka rohmah, innaka antal wahhab

 

Artinya: “Ya Allah jadikan kami menjadi baik seperti yang manusia sangka. Dan ampuni kami dari apa yang kami tidak ketahui. Dan jangan siksa kami akibat perkataan mereka. Cukuplah Allah (sebagai Pelindung), Tiada Tuhan Selain Dia. Kepadanyalah aku berserah diri, dan Dia adalah Tuhan ‘Arsy yang Agung. Kami beriman bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan kami. Dan tidaklah mengingat hal ini kecuali orang-orang yang berpikir. Ya Allah, janganlah gelincirkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan anugerahilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Memberi Anugerah.”

 

Sumber : https://www.merdeka.com/jatim/doa-menyambut-tahun-baru-dan-artinya-baca-untuk-mohon-kebaikan-kln.html